Review jurnal " Design of Artifical Intelligence Robot as teaching media based on contextual teaching and learning"

Desing of Artifical Intelligance Robot as Teaching Media Based on Contextual Teaching and Learning

Muhammad Sayariffudien Zuhrie, Ismet Basuki, I G P Asto B, Lilik Anifah
Universitas Negri Surabaya


Assalamualaikum manteman bloqqer, balik lagi sama tugas tugasss mengenai sistem informasi psikologi, seperti yang di bloq kemarin aku bilang minggu ini kita bakalan review jurnal mengenai artifical intelligace. Nah disni aku bakalan review jurnal yang judulnya di atas tuh dah aku kasih ya judulnya. Yaudah lah ya kita lanjutin sekarang ya

Sedikit kita ulangin bahasan kmrn yg aku bahas ya sedikit aja .

membahas mengenai jurnal tentang Desain Robot Inteligensi Buatan sebagai alat pengajaran medis bebrbasis Pengajaran dan Pembelajaraan Kontekstual, dari muhamaad syariffuddien zuhrie, ismt basuki, IGP Aston B, dan lilik Anifah. yang akan aku bahas satu persatu tapi tidak terlalu luas dan banyak.
Jadi penelitian ini dilakukan dengan menerapkan desain penelitian dan pengembangan tujuan menghasilkan alat pembelajaran dalam bentuk modul robot kit dan kit berdasarkan pengajaran dan pembelajaraan kontektual di Departemen Teknik Elektro untuk meningkatkan keterampilan siswa.
Pembelajaran kontektual sendiri adalah Pembelajaran kontekstual atau contextual teaching and learning (CTL) adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi pembelajaran dengan situasi dunia nyata siswa, dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. Strategi pembelajaran kontekstual merupakan strategi pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan realitas kehidupan nyata, sehingga mendorong peserta didik untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Elaine B. Johnson pembelajaran kontekstual adalah sebuah proses pendidikan yang membantu para siswa melihat makna di dalam materi yang mereka pelajari dengan menghubungkan subjek-subjek akademik dengan konteks dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Muhammad Muchlis Solichin pembelajaran kontekstual merupakan konsepsi pembelajaran yang membantu guru menghubungkan mata pelajaran dengan situasi dunia nyata dan pembelajaran yang memotivasi siswa agar menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari sebagi anggota keluarga dan masyarakat.
Dalam kelas kontekstual, tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya. Guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerjasama untuk menemukan sesuatu yang baru bagi siswanya. Pengetahuan itu datang dari menemukan sendiri bukan didapatkan dari guru. Begitulah tugas guru di dalam kelas kontekstual. Berdasarkan konsep dasar pembelajaran di atas, maka ada tiga hal yang harus dipahami.

Nah itu sedikit yang aku bagiin skmrn ya, nah seekarang kita gali lebih dalam lagi  

Jadi Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan desain penelitian dan pengembangan dengan tujuan menghasilkan alat pembelajaran dalam bentuk modul robot kit dan kit berdasarkan Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual di Departemen Teknik Elektro untuk meningkatkan keterampilan siswa. Ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi model 4-D, yang diusulkan oleh Thiagarajan dan Semmel (1974) yang terdiri dari empat tahap: Define, Design, Develop, and Disseminate.
Fokus dari penelitian ini adalah desain perangkat untuk kursus Inteligensi Buatan melalui robot rumah pemadam api Robotika yang berkembang pesat dan akan dipamerkan dalam Kontes Robot Indonesia tahunan dan diimplementasikan di industri untuk memajukan  Dunia robotika Indonesia.  Jenis-jenis robot yang dibuat oleh negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, Inggris berbiaya tinggi, Robot-robot ini, saat ini, memanfaatkan teknologi tinggi karena mereka sepenuhnya dikendalikan oleh mikroprosesor sebagai pengganti manusia dan beberapa upaya.  Sebagai konsekuensinya, penelitian lebih lanjut dilakukan untuk mengembangkan Teknologi Biaya Rendah (Greinert, 1992).  Fokus studi ini, pada tahap pertama, adalah menciptakan pengajaran.
ekonomi.  Masalah utama adalah bagaimana kurikulum dan modul pembelajaran diimplementasikan sesuai dengan pendekatan kebutuhan industri (Brown, 1999).  Kompleksitas pasar tenaga kerja saat ini telah menyebabkan transisi mendasar dalam kurikulum pendidikan dan pelatihan kejuruan, dan itu menjadi jauh lebih signifikan, sudut pandang berbasis kompetensi dan perhatian simultan terhadap kompetensi teknis dan nonteknis (Nourian dan Ghoddousi, 2015).  Untuk mendukung kurikulum berbasis kompetensi yang dibutuhkan oleh industri, modul manual dan interaktif telah disusun yang berorientasi pada pencapaian kompetensi serta dirancang untuk mengakomodasi keterampilan kehidupan kerja. 
Masalah muncul pertanyaan tentang apa jenis modul pembelajaran yang sesuai untuk memenuhi karakteristik tujuan pembelajaran yang terkait dengan ruang kerja serta pencapaian kompetensi di bidang keterampilan hidup dengan menggunakan bahan ajar utama dalam bentuk modul dan  belajar Medis (Adviso & Bernardo, 1990).

METODE
Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan desain penelitian dan pengembangan dengan tujuan menghasilkan alat pembelajaran dalam bentuk modul robot Artificial Intelligence dan kit yang diangkut pada Contextuaul Teaching and Learning di Departemen Teknik Elektro untuk meningkatkan keterampilan siswa (  Norton, 1985).  Prosedur penelitian terdiri dari beberapa tahap sebagai berikut: (1) mengidentifikasi masalah mengenai berbagai robot Inteligensi Buatan yang digunakan dalam kontes robot melalui studi literatur dan data mining digunakan sebagai referensi untuk perumusan teori, simulasi dan aplikasi;  (2) menganalisis dan merumuskan masalah yang diidentifikasi yang relevan untuk dikembangkan di Departemen Teknik Listrik: (3) menganalisis dan menyusun konten dan skenario pembelajaran serta desain infrastruktur yang diperlukan untuk pengembangan peralatan, staf pengajar, laboratorium  personel, dan untuk pembentukan sistem evaluasi bahan yang sesuai;  (4) merumuskan indikator keberhasilan untuk proses belajar mengajar yang berorientasi pada pencapaian tuntutan kinerja dari kebutuhan profesional;  (5) menerapkan modul pengajaran dan perangkat pembelajaran (kir) berdasarkan Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual dengan teori, simulasi dan mengintegrasikan aplikasi yang memenuhi kebutuhan belajar dan masalah tentang robot Inteligensi Buatan untuk kontes: (6) melakukan uji coba lapangan berdasarkan  Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual di Departemen Teknik Elektro berfokus pada penguasaan kompetensi yang diperlukan: (7) menganalisis hasil uji coba lapangan dan membuat perbaikan untuk memvalidasi prosedur pengujian dan hasil pengujian;  dan (8) melakukan revisi akhir berdasarkan hasil tes ficld dan validasi (Norton, 1985).
Hasil dari penelitian ini
Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan industri secara umum, dan bagi lulusan Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya khususnya untuk bekerja sebagai guru kejuruan atau bekerja di Hasil survei lapangan dan diskusi untuk mengimplementasikan  kebutuhan standar Kontes Robot Indonesia dan perangkat pembelajaran dianalisis dengan industri deskriptif teknik.  Demikian pula, data dari diskusi kelompok fokus digunakan untuk mengidentifikasi dan merumuskan topik penting sebagai bahan ajar untuk kursus robot terintegrasi dalam bentuk teori, simulasi, dan aplikasi dengan menggunakan teknik analisis kualitatif-deskriptif.  Teknik ini ditekankan pada pembuatan evaluasi dan sintesis hasil dari kegiatan.  Sintesis dan kesimpulan tentang hasil penelitian ini dirumuskan melalui lokakarya dan diskusi kelompok fokus (Kulik dalam Baker, 1994).


Sumber
Desing of Artifical Intelligance Robot as Teaching Media Based on Contextual Teaching and Learning
Muhammad Sayariffudien Zuhrie, Ismet Basuki, I G P Asto B, Lilik Anifah
Universitas Negri Surabaya
https://journal.uny.ac.id/index.php/jptk/article/view/14293

Johnson, Elaine B. 2010. Contextual Teaching and Learning, Terj. Ibnu Setiawan. Bandung: Kaifa.



Komentar