Artifical
Intelligence ( Kecerdasaan Buatan)
assalammualaikum
wr.wb
Hai,
manteman bogger yang hobinya membaca bolgg baik untuk tugas atau hanya
iseng-iseng baca blogg, hari ini atau blogg aku yang sekarang itu akan membahas
mengenai artifical intellegence atau kecerdasaan buatan atau juga yang gampang
di ingat sama manteman dengan AI, hari ini kita mau bahas tentang apa itu
artifical intellegence, apa konsepnya, ciri-cirinya apa aja dan contoh dari artificial
intelligence itu sendiri, dan aku juga bakal ngebahas sedikit tentang tugas aku
yang bakal aku share juga ke kalian tentang Desain Robot Inteligensi Buatan
sebagai alat pengajaran medis bebrbasis Pengajaran dan Pembelajaraan
Kontekstual, sejenis review jurnal gt Cuma disini bakal aku kasih tau
singkatnya.
Yasudah lah ya gengs,
dari pada banyak obrol kita mulai ..
Artificial intelligence apa sih itu?
Kecerdasan buatan
(AI) memungkinkan mesin untuk belajar dari pengalaman, menyesuaikan input-input
baru dan melaksanakan tugas seperti manusia. Sebagian besar contoh AI yang Anda
dengar dewasa ini – mulai dari komputer yang bermain catur hingga mobil yang mengendarai
sendiri – sangat mengandalkan pembelajaran mendalam dan pemrosesan bahasa alamiah. Dengan
menggunakan teknologi ini, komputer dapat dilatih untuk menyelesaikan
tugas-tugas tertentu dengan memproses sejumlah besar data dan mengenali pola
dalam data.
Sedikit membahas
mengenai sejarah dari artificial Intelligence, istilah kecerdasan buatan diciptakan pada
tahun 1956, tetapi AI telah menjadi kian populer saat ini berkat peningkatan
volume data, algoritme canggih, dan peningkatan daya serta penyimpanan
komputasi.
Riset AI
awal pada tahun 1950-an mengeksplorasi topik-topik seperti penyelesaian masalah
dan metode simbolik. Pada tahun 1960-an, Departemen Pertahanan AS menaruh minat
terhadap jenis pekerjaan ini dan mulai melatih komputer-komputer untuk
menirukan penalaran manusia yang mendasar. Misalnya, Defense Advanced Research
Projects Agency (DARPA) menyelesaikan proyek pemetaan jalan pada tahun 1970-an.
Dan DARPA menghasilkan asisten pribadi cerdas pada tahun 2003, jauh sebelum
Siri, Alexa atau Cortana diberi nama.
Pekerjaan
awal ini membuka jalan bagi otomatisasi dan penalaran formal yang kita lihat di
komputer saat ini, termasuk sistem pendukung keputusan dan sistem pencarian
pintar yang dapat dirancang untuk melengkapi serta meningkatkan kemampuan
manusia.
Jadi yang aku tau dulu di pemutaran film di
Hollywood dan novel, menggambarkan seorang robot yang bernama AI yang mirip
dengan manusia, nah si robot itu juga rada jahat sih mau menggambil alih dunia.
Tapi gk kok Cuma becanda AI di info yang aku baca dia itu semacam evolusi dari
perkembangan teknologi yang gk menakutkan dan lebih pinter dari manusia,
sehingga dapat membantu semua pekerjaan manusia, gk semua sih dia gk bisa
menggantikan peran manusai sebagai ibu, dan
psikolog karena dia gk punya perasaan, heheh (deeehh) . nah AI telah berevolusi
untuk memberikan banyak manfaat spesifik di setiap industri. Teruslah membaca
tentang contoh modern kecerdasan buatan dalam perawatan kesehatan, retail, dan
lainnya.
Nah, AI tuh sistem
kerjanya seperti ini:
AI bekerja dengan
menggabungkan sejumlah besar data dengan cepat, pengolahan berulang, dan
algoritme cerdas, memungkinkan perangkat lunak untuk belajar secara otomatis
dari pola atau fitur dalam data. AI adalah bidang studi luas yang
mencakup banyak teori, metode, dan teknologi, serta subbidang utama
berikut ini:
·
Pembelajaran mesin mengautomasi pembangunan model analitik. AI menggunakan
metode dari jaringan neural, statistik, penelitian operasi, dan fisika untuk
menemukan wawasan tersembunyi dalam data tanpa secara eksplisit diprogram untuk
tempat mencari atau menyimpulkan sesuatu.
·
Jaringan
neural adalah jenis
pembelajaran mesin yang terdiri atas unit-unit yang saling berhubungan (seperti
neuron) yang memproses informasi dengan menanggapi masukan eksternal,
menyampaikan informasi antara setiap unit. Proses ini membutuhkan banyak umpan
pada data untuk menemukan koneksi dan mendapatkan makna dari data yang tidak
terdefinisi.
·
Pembelajaran mendalam menggunakan
jaringan neural yang sangat besar dengan banyak lapisan unit pemrosesan,
memanfaatkan kemajuan dalam daya komputasi, dan meningkatkan teknik pelatihan
guna mempelajari pola kompleks dalam sejumlah besar data. Penerapan umumnya
mencakup pengenalan gambar dan ujaran.
·
Komputasi
kognitif adalah
subbidang AI yang berupaya untuk melakukan interaksi seperti manusia secara
alami dengan mesin. Menggunakan AI dan komputasi kognitif, tujuan utamanya
adalah agar mesin dapat mensimulasikan proses manusia melalui kemampuan untuk
menafsirkan gambar dan ujaran – kemudian berbicara dengan koheren dalam memberi
tanggapan.
·
Visi komputer mengandalkan
pengenalan pola dan pembelajaran mendalam guna mengenali apa yang ada dalam
foto atau video. Jika mesin dapat memproses, menganalisis, dan memahami gambar,
mesin dapat menangkap gambar atau video secara real time dan menafsirkan
sekitarnya.
·
Pemrosesan bahasa alamiah (natural language processing/NLP) adalah
kemampuan komputer untuk menganalisis, memahami, dan menghasilkan bahasa
manusia, termasuk ujaran. Tahap selanjutnya dari NLP adalah interaksi bahasa
alami, yang memungkinkan manusia berkomunikasi dengan komputer menggunakan
bahasa sehari-hari yang normal untuk melakukan tugas.
Selain itu, beberapa teknologi memungkinkan dan mendukung AI:
·
Unit pemrosesan grafis merupakan kunci bagi AI karena unit ini menyediakan
penghitungan berat yang diperlukan untuk pemrosesan berulang. Melatih jaringan
neural membutuhkan data dan juga daya komputasi yang besar.
·
Internet of Things menghasilkan jumlah data yang amat besar dari
perangkat-perangkat terhubung, yang sebagian besar tidak dianalisis.
Mengautomasi model dengan AI akan memungkinkan kita untuk menggunakan lebih
banyak dari AI.
·
Algoritme lanjutan sedang dikembangkan dan digabungkan dalam cara-cara baru
guna menganalisis lebih banyak data yang lebih cepat dan pada beberapa
tingkatan. Proses cerdas ini adalah kunci untuk mengidentifikasi dan
memprediksi kejadian langka, memahami sistem yang kompleks, dan mengoptimalkan
skenario unik.
·
API, atau antarmuka pemrosesan aplikasi, merupakan paket kode portabel yang memungkinkan
untuk menambahkan fungsi AI ke produk dan paket perangkat lunak yang sudah ada.
Hal di atas dapat menambahkan kemampuan pengenalan gambar ke sistem keamanan
rumah dan kemampuan Q&A yang menggambarkan data, membuat keterangan dan
judul, atau memanggil pola dan wawasan menarik dalam data.
Ringkasnya, tujuan AI
adalah untuk memberikan kemampuan untuk mengolah input dan menjelaskan output
pada perangkat lunak. AI akan menyediakan interaksi yang mirip manusia dengan
perangkat lunak dan menawarkan dukungan keputusan untuk tugas tertentu, tetapi
AI bukan pengganti manusia – dan tidak akan menggantikan manusia dalam waktu
dekat.
AI memiliki beberapa
kategori sebagai berikut :
KategoriAI
AI memiliki 2 kategori yaitu lemah atau kuat. AI lemah (weak AI) yang juga dikenal sebagai AI sempit adalah sistem AI yang dirancang dan dilatih untuk tugas tertentu. Asisten pribadi virtual, seperti Apple Siri, adalah bentuk AI yang lemah. Sedangkan AI kuat (strong AI), juga dikenal sebagai kecerdasan buatan umum adalah sistem AI dengan kemampuan kognitif manusia secara umum. Ketika disajikan dengan tugas khusus, sistem AI kuat dapat menemukan solusi tanpa campur tangan manusia.
AI memiliki 2 kategori yaitu lemah atau kuat. AI lemah (weak AI) yang juga dikenal sebagai AI sempit adalah sistem AI yang dirancang dan dilatih untuk tugas tertentu. Asisten pribadi virtual, seperti Apple Siri, adalah bentuk AI yang lemah. Sedangkan AI kuat (strong AI), juga dikenal sebagai kecerdasan buatan umum adalah sistem AI dengan kemampuan kognitif manusia secara umum. Ketika disajikan dengan tugas khusus, sistem AI kuat dapat menemukan solusi tanpa campur tangan manusia.
Kalau yang tadi kan kita
bahas kategori dari AI, nah sekarang aku juga mau ngasih tau beberapa jenis
dari AI itu sendiri.
Arend Hintze, asisten profesor biologi
integratif dan ilmu komputer dan teknik di Michigan State University,
mengkategorikan AI menjadi 4 jenis, dari jenis sistem AI yang ada saat ini
hingga sistem yang hidup, yang belum ada. Kategorinya adalah sebagai berikut:
Tipe 1: Mesin reaktif. Contohnya, Deep Blue,
program catur IBM yang mengalahkan Garry Kasparov pada 1990-an. Deep Blue dapat
mengidentifikasi bagian-bagian di papan catur dan membuat prediksi, tetapi ia
tidak memiliki ingatan dan tidak dapat menggunakan pengalaman masa lalu untuk
memberi tahu langkah berikutnya. Ini menganalisis kemungkinan langkah lawan dan
dirinya sendiri serta memilih langkah paling strategis. Deep Blue dan
GoogleGOGO dirancang untuk tujuan yang sempit dan tidak dapat dengan mudah
diterapkan pada situasi lain.
Tipe 2: Memori terbatas. Sistem AI ini dapat
menggunakan pengalaman masa lalu untuk menginformasikan keputusan masa depan.
Beberapa fungsi pengambilan keputusan dalam mobil self-driving dirancang dengan
cara ini. Pengamatan menginformasikan tindakan yang terjadi di masa depan yang
tidak terlalu jauh, seperti jalur penggantian mobil. Pengamatan ini tidak
disimpan secara permanen.
Tipe 3: Teori pikiran. Istilah psikologi ini
mengacu pada pengertian bahwa orang lain memiliki keyakinan, keinginan sendiri
dan niat yang memengaruhi keputusan yang mereka buat. AI jenis ini belum ada
sampai saat ini.
Tipe 4: Kesadaran diri. Dalam kategori ini,
sistem AI memiliki rasa diri, memiliki kesadaran. Mesin dengan kesadaran diri
memahami keadaan mereka saat ini dan dapat menggunakan informasi untuk
menyimpulkan apa yang orang lain rasakan. AI jenis ini belum ada sampai saat
ini.
Hampir lupa, kita belum bahas apa sih tujuan
dari pembuatan AI atau kecerdasaan buatan itu sendiri :
Menurut Winston dan Prendergast (1984),
tujuan kita membuat AI itu ada 3 yaitu ;
1. Membuat
mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama). Misal kita ambil contoh
komputer, mesin itu dibuat yang awal mulanya hanya bisa digunakan untuk
mengetik begitu dikembangkan fungsinya sehingga dapat digunakan dalam berbagai
macam hal seperti bermain game, mulitmedia, editing, dll.
2. Memahami
apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah). Seiring dengan laju perkembangan
teknologi dengan diciptakannya artificial intelligence itu sendiri dianggap
mampu membantu dalam memecahkan masalah secara efektif, efisien, dan lebih
teliti.
3. Membuat
mesin lebih bermanfaat (tujuan entrepreneurial). Keadaan AI pada mesin
dapat meningkatkan akurasi pemrosesan. Hal ini tentunya membuat pekerjaan pun
menjadi lebih ringan dan dapat memberikan hasil secara maksimal.
Selanjutnya
ada nggak keuntungan lain dan kerugiannya AI itu ?
Keuntungan
1. AI bersifat permanen. maksudnya kecerdasan mereka dapat digunakan berulang2.
2. AI menawarkan kemudahan. tentunya karena berbagai data dari kecerdasan manusia telah disimpan di AI, kita jadi bisa mudah mengaksesnya lagi.
3. AI bersifat konsisten dan teliti. jadi kecerdasan mereka itu tidak akan pernah berkurang.
4. AI dapat didokumentasi. dapat disimpan entah diarsipkan ataupun berupa panduan untuk generasi berikutnya.
1. AI bersifat permanen. maksudnya kecerdasan mereka dapat digunakan berulang2.
2. AI menawarkan kemudahan. tentunya karena berbagai data dari kecerdasan manusia telah disimpan di AI, kita jadi bisa mudah mengaksesnya lagi.
3. AI bersifat konsisten dan teliti. jadi kecerdasan mereka itu tidak akan pernah berkurang.
4. AI dapat didokumentasi. dapat disimpan entah diarsipkan ataupun berupa panduan untuk generasi berikutnya.
Kerugian
1. AI tidak memiliki common sense. common sense sendiri merupakan sesuatu yang membuat kita tidak sekedar memproses informasi, namun kita mengerti informasi tersebut. Kemengertian ini hanya dimiliki oleh kita sebagai manusia.
2. Kecerdasan AI terbatas pada apa yang diberikan kepadanya (terbatas pada program yang diberikan). Alat teknologi artificial intelligence tidak dapat mengolah informasi yang tidak ada dalam sistemnya. Sebagaimana sistem yang hanya digunakan untuk mengenali suara manusia dalam bahasa indonesia, selamanya tidak akan pernah mampu mengenali bahasa yunani tanpa ada fungsi didalamnya.
1. AI tidak memiliki common sense. common sense sendiri merupakan sesuatu yang membuat kita tidak sekedar memproses informasi, namun kita mengerti informasi tersebut. Kemengertian ini hanya dimiliki oleh kita sebagai manusia.
2. Kecerdasan AI terbatas pada apa yang diberikan kepadanya (terbatas pada program yang diberikan). Alat teknologi artificial intelligence tidak dapat mengolah informasi yang tidak ada dalam sistemnya. Sebagaimana sistem yang hanya digunakan untuk mengenali suara manusia dalam bahasa indonesia, selamanya tidak akan pernah mampu mengenali bahasa yunani tanpa ada fungsi didalamnya.
Contoh dari Artifical
Intelligence
Dalam
bidang industri
Keberadaannya AI
sendiri juga sangat membantu dalam bidang industri seperti halnya pemanfaatan
robot yang digunakan dalam merangkai sebuah mesin sehingga mampu memberikan
kemudahan dan keamanan terhadap pengelola. Dalam bidang
industri
Keberadaannya AI sendiri juga sangat membantu dalam bidang industri seperti halnya pemanfaatan robot yang digunakan dalam merangkai sebuah mesin sehingga mampu memberikan kemudahan dan keamanan terhadap pengelola.
Keberadaannya AI sendiri juga sangat membantu dalam bidang industri seperti halnya pemanfaatan robot yang digunakan dalam merangkai sebuah mesin sehingga mampu memberikan kemudahan dan keamanan terhadap pengelola.
Dalam bidang perfilman
Selain AI juga berperan dalam proses pembuatan film itu sendiri, teknologi AI seperti ini juga banyak diangkat dalam cerita dunia perfilman. Misalnya dalam tokoh animasi seperti robot pengolah sampah Wall-E sampai film aksi Iron Man dan masih banyak lagi.
Selain AI juga berperan dalam proses pembuatan film itu sendiri, teknologi AI seperti ini juga banyak diangkat dalam cerita dunia perfilman. Misalnya dalam tokoh animasi seperti robot pengolah sampah Wall-E sampai film aksi Iron Man dan masih banyak lagi.
Contoh
Penerapan Artificial Intelligence
1. SIRI
SIRI
Bagi
anda yang menggunakan produk dari Apple. Inc, mungkin sudah tidak asing lagi
dengan asisten personal yang satu ini. Adalah SIRI, asisten komputer yang Aplle
sediakan pada hampir semua produk elektroniknya mulai dari smartphone, laptop,
hingga komputer desktop. Tampilan antar pengguna SIRI berupa suara manusia yang
terlihat natural untuk diajak berkomunikasi layaknya manusia pada umumnya.
Fungsi SIRI pada perangkat Apple sendiri adalah untuk membantu pengguna
mendapatkan informasi, memberikan arahan pada peta, mengatur jadwal dan event,
hingga melakukan panggilan ke nomor yang disebutkan. Dilengkapi dengan algoritma
Machine Learning membuat SIRI mampu bertambah pintar setiap saat karena
mempelajari setiap kebiasaan pengguna sebagai modal di masa mendatang.
2. Alexa
Alex smarthome
Kecerdasan
buatan yang kedua adalah Alexa. Hampir sama dengan SIRI, Alexa juga merupakan
salah satu asisten personal cerdas yang bisa membantu kebutuhan penggunanya.
Bedanya, Alexa dibuat oleh Amazon untuk ditanamkan pada perangkat pintar dalam
konsep Smart Home (rumah pintar) seperti Smart-lamp, Smart-watch,
Smart-speaker,dan Smart-TV. Yang paling menarik dari Alexa adalah ia dapat
mengetahui di ruangan dan sebelah mana pengguna memberikan perintah. Jadi anda
tidak perlu memberikan perintah di depan speaker untuk mendapatkan respons
Alexa. Tinggal sebutkan perintah di manapun anda berada, dan Alexa akan
meresponnya.
3. Tesla
Tesla
Self-Driving car
Teknologi
Self-Driving akhir-akhir ini semakin sering digembor-gemborkan. Bayangkan
sebuah mobil bisa menyetir dirinya sendiri tanpa harus di kendalikan oleh supir
manusia lagi. Itulah yang mampu di lakukan oleh AI yang disematkan Tesla, salah
satu perusahaan otomotif dunia dalam mobil-mobil besutannya. Memang masih
banyak pro-kontra dalam AI yang satu ini terkait jaminan keselamatan yang
diberikan. Namun pada waktunya, mungkin seluruh mobil di dunia sudah tidak
memerlukan sopir lagi.
Nah selanjutnya kita bakalan membedakan
kecerdasaan buatan dengan kecerdasaan alamiah
Perbedaan
Kecerdasan Buatan dengan Kecerdasan Alami
Terdapat beberapa perbedaan
antara kecerdasan buatan dengan kecerdasan alami, yaitu sebagai berikut:
- Kecerdasan
buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami akan cepat mengalami
perubahan. Hal ini dimungkinkan karena kemampuan manusia untuk mengingat
sesuatu cukup terbatas. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang
sistem komputer dan program tidak di ubah.
- Kecerdasan
buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. Menduplikasikan pengetahuan
manusia dari satu orang ke orang lain membutuhkan proses yang sangat lama,
dan juga suatu keahlian itu tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan
lengkap. Oleh karena itu, jika pengetahuan terletak pada suatu sistem
komputer, pengetahuan tersebut dapat disalin dari komputer tersebut dan
dapat dengan mudah dipindahkan ke komputer yang lain.
- Kecerdasan
buatan akan lebih murah dibanding dengan kecerdasan alami. Menyediakan
layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibandingkan dengan
harus mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam
jangka waktu yang sangat lama.
- Kecerdasan
buatan besifat konsisten. Hal ini disebabkan karena kecerdasan buatan
adalah bagian dari teknologi komputer sedangkan kecerdasan alami akan
senantiasa mengalami perubahan.
- Kecerdasan
buatan dapat didokumentasikan. Keputusan yang dibuat oleh komputer dapat
didokumentasikan dengan mudah dengan melacak setiap aktivitas dari sistem
tersebut.
- Kecerdasan
buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding kecerdasan alami.
- Kecerdasan
buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih teliti dan lebih baik dibanding
kecerdasan alami.
Nah jadi itu beberapa penjelasan AI atau
Artifical Intelligence atau kecerdasaan buatan, jadi intinya AI di ciptakan
dari hasil pemikiran manusia atau berasal dari kognitif manusia untuk membantu
semua kegiatan manusia, yang tidak semuanya bisa di gunakan atau di kerjakan
oleh manusia, maka jadi lah AI di ciptakan agar bisa membantu pekerjaan yang
tidak bisa di jangkau oleh manusia.
Selanjutnya kita akan sedikit membahas
mengenai jurnal tentang Desain Robot Inteligensi Buatan sebagai alat pengajaran
medis bebrbasis Pengajaran dan Pembelajaraan Kontekstual, dari muhamaad
syariffuddien zuhrie, ismt basuki, IGP Aston B, dan lilik Anifah. yang akan aku
bahas satu persatu tapi tidak terlalu luas dan banyak.
Jadi penelitian ini dilakukan dengan
menerapkan desain penelitian dan pengembangan tujuan menghasilkan alat
pembelajaran dalam bentuk modul robot kit dan kit berdasarkan pengajaran dan
pembelajaraan kontektual di Departemen Teknik Elektro untuk meningkatkan
keterampilan siswa.
Pembelajaran
kontektual sendiri adalah Pembelajaran
kontekstual atau contextual teaching and learning (CTL) adalah
konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi pembelajaran dengan
situasi dunia nyata siswa, dan mendorong siswa membuat hubungan antara
pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka
sehari-hari. Strategi pembelajaran kontekstual merupakan strategi pembelajaran
yang menekankan pada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat
menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan realitas kehidupan
nyata, sehingga mendorong peserta didik untuk menerapkannya dalam kehidupan
sehari-hari.
Menurut Elaine B. Johnson
pembelajaran kontekstual adalah sebuah proses pendidikan yang membantu para
siswa melihat makna di dalam materi yang mereka pelajari dengan menghubungkan
subjek-subjek akademik dengan konteks dalam kehidupan sehari-hari. Menurut
Muhammad Muchlis Solichin pembelajaran kontekstual merupakan konsepsi
pembelajaran yang membantu guru menghubungkan mata pelajaran dengan situasi
dunia nyata dan pembelajaran yang memotivasi siswa agar menghubungkan
pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari sebagi anggota keluarga dan
masyarakat.
Dalam kelas kontekstual,
tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya. Guru lebih banyak
berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Tugas guru mengelola
kelas sebagai sebuah tim yang bekerjasama untuk menemukan sesuatu yang baru
bagi siswanya. Pengetahuan itu datang dari menemukan sendiri bukan didapatkan
dari guru. Begitulah tugas guru di dalam kelas kontekstual. Berdasarkan konsep
dasar pembelajaran di atas, maka ada tiga hal yang harus dipahami.
Pertama, pembelajaran kontekstual menekankan pada
proses keterlibatan peserta didik untuk menemukan materi, artinya proses
belajar diorientasikan pada proses pengalaman secara langsung. Proses belajar
dalam pembelajaran kontekstual tidak menginginkan agar siswa hanya menerima
pelajaran, tetapi siswa diharapkan mencari dan menemukan sendiri materi
pelajaran.
Kedua, pembelajaran kontekstual mendorong siswa
agar dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi
kehidupan nyata. Siswa dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara
pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata, maka materi itu tidak
hanya bermakna secara fungsional, tetapi juga tertanam dalam memori peserta
didik sehingga pengetahuan yang ia dapatkan tidak mudah dilupakan.
Ketiga, pembelajaran kontekstual mendorong peserta
didik untuk dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, artinya siswa bukan
hanya memahami materi yang dipelajarinya, tetapi bagaimana materi tersebut
dapat mewarnai perilakunya dan menjadi bekal dalam mengarungi kehidupan nyata.
Jadi di jurnal itu sendiri
itu untuk mengetahu pembelajaran mengenai kontekstual dengan mengunakan metode
pembelajaran robot, dan mengetahui seberapa efektifkah pemebelajaran
menggunakan modul desain berbasis kecerdasan buatan itu sendiri.
Selanjutnya atau bakal aku
bahas di minggu depan ya geng.. untuk sekerang sekian dulu blog yang aku tulis,
jikalau ada yang salah atau kurang tepat atau gk menarik, mohon maaf yak arena aku
sendiri baru belajar jadi masih kurang paham juga.
Sumber :
Johnson, Elaine B. 2010. Contextual Teaching and
Learning, Terj. Ibnu Setiawan. Bandung: Kaifa.
Sumiati
& Asra..Metode Pembelajaran. Bandung : CV. Wacana Prima, 2008.
Simon,
H.A. 1987. Artificial intelligence, Concise encyclopedia of psychology. New
York: Wiley.
Rich,
E. dan K. Knight. 1991. Artificial Intelligence. New York: McGraw-Hill.
Kusumadewi,
S. 2003. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Yogyakarta: Graha
Ilmu.




Komentar
Posting Komentar